Notification

×

Iklan

Dua Orang Tewas Dalam Kecelakaan Moge di Probolinggo

28 Apr 2024 | April 28, 2024 WIB | 0 Views Last Updated 2024-04-28T15:45:59Z
Ilustrasi kecelakaan. Foto: ist


Probolinggo - Kecelakaan maut terjadi di jalan raya Pantura Desa Banjarsari, Kecamatan Sumberasih, Kabupaten Probolinggo menyebabkan dua orang kehilangan nyawa. Kecelakaan terjadi sekitar pukul 15.15 WIB pada Minggu (28/4/2024) .


AKP Tommy Hermanto Kasatlantas Polres Probolinggo Kota mengatakan, kecelakaan tersebut melibatkan motor gede (moge), sepeda motor NMax dan satu mobil Innova.


Tommy lantas menerangkan, pengendara moge Abdul Aziz beserta istrinya yakni Erysha Kartika, meninggal dunia di lokasi kejadian. 


“Pengendara moge dan penumpang adalah pasangan suami-istri,” ungkapnya.


Sementara pengendara dan penumpang motor NMax mengalami luka ringan. Sedangkan satu mobil Innova mengalami ringsek di bagian depan sebelah kanan.


Tommy menerangkan, moge yang terlibat merupakan bagian dari rombongan salah satu komunitas di Pasuruan. Rombongan moge itu sedang melaju dari arah Banyuwangi menuju Pasuruan.


“Pada saat kejadian, moge berusaha menyalip truk yang ada di depannya. Pada saat menyalip, ada kendaraan yang tak dikenal, seolah berusaha belok ke arah kanan. Kemudian terjadi senggolan. Kemudian moge terpelanting ke kanan dan tertabrak Innova yang melaju dari arah sebaliknya,” terang Tommy.


Tabrakan tersebut membuat banyak kendaraan mengerem mendadak. Hal ini menyebabkan satu motor NMax kehilangan kendali sehingga mengalami kecelakaan juga.


Korban adalah Dokter Ortopedi


Pasangan pasutri rombongan moge Harley-Davidson jadi korban tewas dalam kecelakaan maut di Probolinggo. Kedua korban itu adalah Abdul Aziz dan Erysha Kartika yang tercatat sebagai anggota Pasuruan Motor Besar Comunity (PMBC). 


Abdul Aziz berprofesi sebagai dokter spesialis ortopedi yang berdinas di RSUD Grati, Kabupaten Pasuruan.


Saat kecelakaan, Abdul Aziz memboncengkan istrinya Erysha Kartika naik Harley-Davidson warna hitam bernopol B 6363 ZN.


Made Sudana, salah satu rombongan Harley yang juga terlibat kecelakaan berusaha keras mengingat kejadian itu. Menurutnya, kecelakaan itu berlangsung begitu cepat.


Sudana yang memboncengkan istrinya juga ikut terjatuh dan mengalami luka ringan.


Masih menurut Sudana, saat kecelakaan berlangsung, dirinya yang hendak ke Malang berada di belakang motor korban. 


Saat itu, imbuh Sudana, terlihat ada sekitar 3 sampai 4 Harley lewat. Dia kemudian berinisiatif mengikuti dari belakang.


"Begitu ngikut, tidak sampai 100 meter ada yang mengerem di depan karena ada sepeda motor mau belok. Sehingga ada yang terjatuh dan tabrakan dengan mobil. Hanya itu yang saya ketahui," kata Sudana, saat ditemui di IGD RSUD Tongas. (tim)

×
Berita Terbaru Update