Tergiur Motor, Pelajar SMK di Pasuruan Diduga Dibunuh Kerabat Sendiri





PASURUAN — Kasus hilangnya seorang pelajar SMK di Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur, berakhir tragis. Mohammad Ilham Azhari ditemukan meninggal dunia di kawasan kebun kopi Desa Jatiarjo, Kecamatan Prigen, setelah sebelumnya dilaporkan tidak pulang ke rumah.


Polisi menetapkan seorang kerabat korban berinisial Wyd (24) sebagai tersangka. Dari hasil penyelidikan sementara, pembunuhan tersebut diduga berkaitan dengan sepeda motor milik korban.

Ilham sebelumnya berpamitan dari rumah pada Kamis (1/10/2026) sekitar pukul 16.00 WIB untuk mengikuti latihan voli. Namun, hingga malam hari, pelajar SMK 1 Sukorejo itu tidak kunjung kembali.

Kekhawatiran keluarga semakin besar setelah Ilham mengirim pesan kepada seorang temannya melalui WhatsApp. Dalam pesan tersebut, korban meminta pertolongan dan menyebut dirinya sedang menghadapi masalah.


Keluarga dan warga kemudian melakukan pencarian.


Motor Korban Berpindah Tangan


Petunjuk penting muncul ketika sepeda motor Honda Beat milik Ilham diketahui berada di wilayah Desa Keduruan, Kecamatan Sukorejo.

Motor tersebut disebut sudah tidak menggunakan pelat nomor. Penelusuran kemudian mengarah kepada Wyd, yang ternyata masih memiliki hubungan kerabat dengan korban.

Polisi selanjutnya mengamankan Wyd untuk dimintai keterangan. Keterangan tersangka mengenai keberadaan korban disebut sempat berubah-ubah.


Dalam proses pencarian, Wyd bahkan disebut sempat ikut bersama warga mencari Ilham.


Namun, pencarian akhirnya mengarah ke kawasan kebun kopi di Desa Jatiarjo, Kecamatan Prigen. Di lokasi tersebut, jasad Ilham ditemukan pada Sabtu (3/10/2026) dini hari.


Polisi Ungkap Dugaan Motif


Polisi menduga persoalan sepeda motor menjadi salah satu motif di balik pembunuhan tersebut.

Penyidik menyebut Wyd diduga ingin menguasai motor korban karena membutuhkan uang setelah kendaraan miliknya digadaikan.

Meski demikian, motif tersebut masih berdasarkan hasil penyidikan kepolisian dan proses hukum terhadap tersangka masih berjalan.

Polisi juga masih mendalami secara menyeluruh rangkaian kejadian, termasuk bagaimana pembunuhan itu dilakukan dan alasan tersangka membawa korban ke kawasan kebun kopi.


Kasus ini kini ditangani Satreskrim Polres Pasuruan. Wyd harus mempertanggungjawabkan dugaan perbuatannya melalui proses hukum yang berlaku.

Sementara itu, keluarga korban harus menghadapi kenyataan pahit setelah pencarian selama hampir dua hari berakhir dengan ditemukannya Ilham dalam kondisi meninggal dunia. (Red) 

Lebih baru Lebih lama