-->

Notification

×

Indeks Berita

Banjir Belum Surut di Gempol, DPRD Pasuruan Minta Penanganan dan Bantuan Warga Diprioritaskan.

3 Feb 2026 | Februari 03, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-02-03T06:14:49Z

 

Smashnews, Pasuruan - Genangan banjir masih merendam ratusan rumah warga di Desa Gempol, Kecamatan Gempol, Kabupaten Pasuruan. Ketinggian air yang mencapai 30 hingga 60 sentimeter membuat aktivitas masyarakat tersendat dan kebutuhan sehari-hari sulit terpenuhi.


Situasi tersebut mendapat perhatian Ketua DPRD Kabupaten Pasuruan, Samsul Hidayat, yang meminta pemerintah daerah mempercepat langkah penanganan di lapangan. Ia menilai kebutuhan dasar warga harus segera dipastikan tersedia selama banjir belum surut.


Menurutnya, kondisi genangan yang bertahan cukup lama membuat warga kesulitan memasak, memperoleh air bersih, hingga menjalankan aktivitas ekonomi. Karena itu, perangkat daerah seperti BPBD, Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air, serta Dinas Sosial diminta lebih intensif menyalurkan bantuan.


Samsul menilai upaya awal yang dilakukan jajaran Muspika Kecamatan Gempol bersama pemerintah desa dan relawan sudah cukup membantu, terutama dalam proses evakuasi warga ke tempat yang lebih aman. Sejumlah warga telah dipindahkan sementara ke wilayah yang tidak terdampak, termasuk di Dusun Raos, Desa Carat, sementara layanan kesehatan juga disiagakan melalui Puskesmas setempat.


Ia menegaskan DPRD akan terus mendorong pemerintah daerah agar respons penanganan tidak hanya fokus pada bantuan darurat, tetapi juga percepatan perbaikan fasilitas umum dan infrastruktur yang rusak akibat banjir.


Selain itu, DPRD juga mengingatkan pentingnya solusi jangka panjang agar peristiwa banjir tidak terus berulang setiap musim hujan. Langkah yang dinilai mendesak antara lain pembenahan drainase, normalisasi sungai, serta penguatan koordinasi antarinstansi dalam pengelolaan tata air kawasan rawan banjir.


Masyarakat pun diimbau tetap waspada serta mengikuti arahan petugas selama masa penanganan berlangsung. DPRD memastikan akan terus mengawal proses pemulihan hingga kondisi warga benar-benar kembali normal.

(Daae)

×
Berita Terbaru Update