Notification

×

Iklan

Selidiki Kasus Pembunuhan Munir, Suciwati: Negara Jangan Hanya Umbar Janji

16 Mar 2024 | Maret 16, 2024 WIB | 0 Views Last Updated 2024-03-16T14:56:13Z
Komnas HAM menyelidiki kasus Munir dengan memeriksa Suciwati, istri almarhum Munir

Jakarta – Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (KOMNAS HAM) memeriksa Suciwati, istri aktivis HAM almarhum Munir Said Thalib. Pemeriksaan tersebut terkait kasus pembunuhan yang mana saat ini sedang dilakukan penyelidikan.

Suciwati meminta negara agar tidak sekadar berjanji untuk menyelesaikan kasus tersebut. Seusai diperiksa, pihaknya meminta kerja sama antara Komnas HAM dan Kejaksaan Agung agar serius dalam mengusut kasus lama itu.

"Yang pasti sejak awal ini kita udah bosan ya dengan janji-janji. Kita mau implementasi aja, ketika mereka memberitahu bahwa sudah ada kerja sama, karena pasti kita selalu melihat pengalaman yang lalu bahwa semua kasus itu saling lempar antara kejaksaan dengan komnas HAM," kata Suciwati.

Suciwati tidak ingin ada penundaan lagi terhadap penyelesaian kasus tersebut dengan hakim dan Jaksa yang harus kredibel. Pihaknya juga meminta adanya pengadilan HAM Ad Hoc.

"Dan kita berharap juga segera membentuk pengadilan HAM, tentunya itu yang menjadi akhir dari apa yang kita tuntut, dan tentunya, jaksanya harus kredibel, hakimnya harus kredibel," ujarnya.

Sementara itu, Arif Maulana, Wakil Ketua Bidang Advokasi YLBHI mengatakan kasus Munir bukanlah pembunuhan biasa tetapi pembunuhan berencana dengan adanya keterlibatan aktor negara dan dilakukan sistematis. Termasuk keterlibatan Garuda Indonesia dan Badan Intelijen Negara (BIN)

"Dan ini masuk kategori pelanggaran hak asasi manusia berat, kejahatan serius, kejahatan kemanusiaan, dan ini seharusnya segera bisa dibuktikan oleh Komnas HAM," katanya.

Suciwati juga telah menyampaikan fakta-fakta pembunuhan suaminya kepada KOMNAS HAM. Arif menyebut keterlibatan Garuda Indonesia dan Badan Intelijen Negara (BIN) dalam kasus pembunuhan Munir.

"Kematian Cak Munir ini karena memang dibunuh, dan ini bukan pembunuhan biasa, ini pembunuhan berencana yang melibatkan aktor negara, ada Garuda Indonesia, keterlibatan Badan Intelijen Negara, itu tadi coba didalami oleh penyelidik dan tentu sebagai saksi. Mbak Suci dan Pak Usman menyampaikan apa yang diketahui, dilihat, didengar terkait dengan fakta-fakta kematian Cak Munir," ungkapnya. (red)

×
Berita Terbaru Update